Bukan Sampah di Mata Tuhan
Air mata menetes Darah sejak lama mengalir Tetap saja di tong sampah Lebih bernilai timah daripada emas Terbuang sudah T…
Air mata menetes Darah sejak lama mengalir Tetap saja di tong sampah Lebih bernilai timah daripada emas Terbuang sudah T…
Boksu Nugroho menatap tajam kepada bendahara gereja. Setiap akan mengeksekusi program gereja harus di goyang lebih dulu. B…
Dua tahun setelah pentahbisan Nugroho sebagai pendeta dan gembala sidang semua berubah. Nugroho lebih banyak menghabiskan …
Memasuki tahun ke empat Nugroho bersedia bergabung di salah satu sinode beraliran Kharismatik. Berkantor pusat d…
Selama tiga tahun pelayanan, segala hal berkaitan dengan Baptisan, pemberkatan pernikahan dan Perjamuan Kudus d…
Dalam kamar Tidur sambil berbaring Nugroho mengajak istrinya berdiskusi. Yang didiskusikan bukan bisnisnya melai…
Situasi benar-benar sulit. Kekosongan pemerintahan sangat terasa. Jepang menyerah kalah. Namun peralihan kekuasa…
Nugroho tiba di Surabaya. Ia langsung menuju Rumahnya. Ternyata rumahnya tidak ada penghuninya. Penyewa rumah k…
Nugroho begitu cemas melihat kenyataan yang ada. Selain dirinya dimata-matai, jemaat yang dirintisnya bubar. K…
Setahun sudah ibadah yang dirintis Nugroho berjalan. Dari hanya tujuh orang kini sudah mencapai seragusan. Setia…